Postingan

Menampilkan postingan dengan label review album

Seperti Api, Itulah Klise Seringai

Gambar
Album : Seperti Api Artis    : Seringai Tahun : 2018 Seringai adalah pencipta gemuruh amarah yang trendi. Tidak semua band cadas Indonesia yang pandai menciptakan gimmick seperti mereka.  Mulai dari estetika di musik, desain kaos, zine, hingga pelbagai experemintasi di luar riuh musiknya. Rasanya setiap apa yang mereka keluarkan akan hype.  Saya masih ingat bagaimana hebohnya kaos band ini yang berjudul "Lencana",  dan konon sempat membuat gerah para seragam cokelat. Desain tengkorak Arian di setiap sleeve album sangat ikonik, dan tiada hilang hingga usia lebih 10 tahun band ini. Kehebatan disempurnakan dengan konsistensi. Senada dengan tagline mereka, "Generasi Menolak Tua". Nada itu setali dengan pendapat Nuran Wibisono. Musik agresif bercumbu dengan lick  blues ala Motorhead. Sesekali melambat selayak Kyuss atau Black Sabbath. Sekiranya itu menjadi ciri yang melekat dalam formulasi musik Seringai.  Tampilan cd dan case album Liriknya lugas dan...

Akhirnya Kutemukan Pop Sebenarnya (Review Album Senandung Senandika--Maliq & The Essential)

Gambar
Nama Artis : Maliq & The Essential Judul Album : Senandung Senandika Rilisan : Organic Records Tahun : 2017 Senang sekali bisa mengulas karya dari Maliq & The Essential. Apalagi mendengarnya. Bagi saya band ini adalah salah satu band pop terbaik yang dimiliki Indonesia hari ini.  Salah satunya adalah keberanian mereka untuk mendobrak zona nyaman mereka. Di sini lah menariknya definisi pop dalam kamus mereka.  Bisa saja mereka tetap bertahan dengan pakem yang sudah membuat mereka melejit—seperti layaknya kebanyakan band mainstream lainnya—dengan formulasi “Untitled”, “Terdiam”, ataupun “Dia”. Pilihan menukik itu membuat saya terkagum. Album Setapak Sriwendari dan utamanya Musik Pop . Dari komposisi musik dan lirik, mereka berusaha untuk membawa kita menelusuri era keemasan musik progressive rock dan Rumah Pengangsaan di tahun 70-an . Hal itu dil...

Hingar Bingar Jalan Gelap Si Kelelawar Malam

Gambar
Tampak depan album Jalan Gelap Artis: Kelelawar Malam Album: Jalan Gelap Rilisan: Lawless Records Indonesia adalah kaya akan warisan budaya, termasuk dalamnya bagaimana yang berkaitan dengan alam gaib. Alam gaib ini berwujud kengerian dapat diperoleh dalam cerita-cerita seperti pocong, kuntilanak, atau mungkin yang lebih populer pada film-film yang dibintangi Suzanna. Kesemua perihal itu membangkitkan atensi saya saat pertama kali melihat sampul album Kelelawar Malam, Jalan Gelap . Ilustrasinya mengingatkan pada komik Siksa Neraka --yang membuat saya bergidik saat masih SD dulu—dalam format hitam putih. Dan kengerian itu kemudian terjemantahkan dalam delapan trek rilisan Lawless Records ini. Nuansa Danzig sangat terasa di lagu pertama, Jalan Gelap . Karakter suara utama (saya berasumsi Sayiba Von Mencekam) layaknya Michael Graves  atau nada rendah Dave Gahan dari Depeche Mode . Berbeda dengan vokalis satunya (mungkin saja Deta Beringas) yang sangat hard rock—...