Postingan

Menampilkan postingan dengan label editor

(TERIMA KASIH SANG PEMBAPTIS) #Great3rdCOMPETITIONFEUNJ

Seingatku banyak cara untuk menancapkan belati ke dada. Dapat ditusuk secara acak berkali-kali, bisa juga ditancapkan dan didorong hingga nyerinya tanpa ampun. B isa juga mem belah dadanya , kuambil organnya terpisah . Jantungnya akan kumakan mentah-mentah. Nikmat. Prosedur itu hadir tanpa diundang beriringan dengan dendam tak terbendung . Di dalam kantong celanaku bers embunyi belati . I ngin segara kusarangkan di dadanya, hingga ia menyesal menolakku. “Selamat datang, ada yang bisa saya bantu?” sapa sopan resepsionis cantik itu. “Pak Buhary.” Ah, aku benci betul menyebut namanya, Buhary, Sang Tuhan. Sang Pembaptis, juru selamat para sastrawan wanna be . ‘Sudah janjian sebelumnya, Pak?” Aku membalas mengangguk. Kemudian si resepsionis mengarahkan ke lantai lima, kantor redaksinya. Kata orang penulis sudah mati. Alih-alih ditangan pembaca, dia dibunuh oleh kuasa, kuasa dari editor. Dia adalah tuhan yang berhak menghidupkan dan membunuh karyamu. Apalagi koran te...